KEWAJIBAN GURU SEBAGAI PENDIDIK

Mendidik merupakan tugas utama bagi seorang guru,sebagai seorang pendidik atau pengajar guru mempunyai kewajiban sebagai berikut:
Melaksanakan Proses Belajar dan Mengajar
Proses pembelajaran merupakan suatu yang wajib dilaksanakan oleh seorang guru sebagai upaya untuk membantu, membimbing,membina dan mengarahkan semua potensi siswa (Fisik,Mental, Intelektual, maupun Emosional) untuk mencapai taraf perkembangan dan pertumbuhan yang optimal sehingga terbentuk suatu pola sikap, tingkah laku, dan perbuatan siswa yang mewujudkan kemandirian.
Dalam proses pembelajaran guru berupaya agar terjalin suatu komunikasi dan interaksi antara individu dengan lingkungan baik lingkungan fisik maupun lingkungan psikis, oleh sebab itu dalam situasi ini guru mencurahkan dan mengaplikasikan segenap kemampuannya untuk menciptakan situasi belajar siswa secara efektif. Salah satu upaya untuk, mencapai kearah itu adalah bahwa guru hendaknya senantiyasa memperhatikan kebutuhan siswanya. Hal ini dikemukakan oleh Johan Fredick Herbart ( Muhamad Ali, 1991:92 ). Bahwa untuk memulai proses pengajaran terlebih dahulu harus diketahui kemampuan siswa sebab kemampuan itu merupakan dasar dalam melakukan berbagai kegiatan belajar, baik melalui diskusi, pemecahan masalah, maupun kegitan – kegiatan lainnya.
Agar tercipta suatu kondisi dan situasi proses pembelajaran yang mencerminkan dominasi aktivasi dan kreaktivitas siswa, maka guru hendaknya bertindak sebagai :

a. Planner.
Sebagai planner (perencan) artiya bahwa guru bertugas merencanakan segala sesuatu sebelum kegiatan belajar mengajar dilaksanakan.

b. Organisator.
Sebagai organisator mengandung arti bahwa guru bertindak sebagai penyelenggara proses edukatif.

Maka guru harus bertindak sebagai:

@. Motivator artinya bahwa guru harus dapat atau mampu membangkitkan minat belajar
siswa.

@. Informasi artinysa bahwa guru harus memberikan penjelasan tenta ng kegiatan belajar
yang akan dilaksanakan serta persiapan – persiapan yang harus dilakukan.

@. Fasilitator artinya bahwa guru harus memberi jalan kemudahan
(membimbing,mengarahkan,memberi petunjuk) kepada siswa dalam memecahkan
suatu masalah pelajaran.

c. Evaluator.
Sebagai Evaluator artinya bahwa proses pembelajaran guru hendaknya menilai tingkat keberhasilan belajar siswa. Penilaian itupun hendaknya dilakukan secara Kontinue.

Pelaksanaan penilaian terhadap siswa dalam proses belajar mengajar terdiri dari 3 tahap
1. Tes Awal yaitu penilaian sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung
2. Tes Dalam Proses yaitu penilaian pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
3. Tes Akhir yaitu penilaian setelah kegiatan belajar mengajar.

 

 

SUMBER : http://nss51putraguru.blogspot.com/

 

ADMIN EKO AGUSTIAN

~ oleh sdn2cangkoakdukupuntang pada November 27, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: